Hi Guys,

Ini adalah post pertama kami di Twin Rabbit’s Blog.

Dan karena Blog ini dibuat untuk berbagi pengalaman kami tentang perjalanan dan makan-makan di Bali, maka sebagai awal dari blog ini, kami ingin bercerita tentang perjalanan kami saat pindah dari Jakarta menuju Bali.

OK, Let’s begin the stories..

Pada suatu hari, di sebuah apartemen di Jakarta… ada sepasang bla bla bla… (gak asik ah, jadi kayak dongeng)

Langsung aja, waktu memutuskan untuk pindah ke Bali, tentu salah satu yang kami pikirkan adalah, naik apa ke Bali?

Naik kereta, naik sepeda, jalan kaki, berenang atau…. naik sampan…. bukanlah pilihan yang terlintas di pikiran kami.

Pilihannya hanya naik pesawat, atau naik mobil. Naik pesawat jadi pilihan utama, tapi berhubung kami berencana membawa mobil kami ke Bali, maka perhitungan matematika dan keuangan dimulai.

Naik pesawat: cepat sampai, perjalanan nyaman, dan kebetulan tiket tidak terlalu mahal. harga tiket kurang dari 1 juta rupiah untuk 2 orang. Tapi biaya untuk kirim mobil sekitar 3 juta utk dikirim dengan metode driving (dikendarai), atau bisa sampai 5 jt bila dikirim dengan car carrier. dan ditambah ongkos untuk mengirim beberapa barang yang memang kami rencanakan untuk di bawa ke Pulau Bali.

Naik Mobil: Perjalanan menyenangkan, pengalaman baru bawa mobil jarak jauh lintas pulau, bisa singgah di kota-kota sepanjang jalur Pantura dan menikmati pemandangannya. Biaya Perjalanan sekitar 2,5 juta termasuk bensin untuk perjalanan lebih dari 1.200 kilometer, biaya tol, parkir, biaya toilet umum, menginap di hotel 2 malam, makan 3 kali sehari, biaya penyeberangan feri, dan camilan selama perjalanan.

Setelah dihitung ulang beberapa kali dengan kalkulator yang sama, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Bali melalui jalur darat dengan menggunakan mobil pribadi.

Jadwal keberangkatan yang awalnya kami rencanakan sekitar bulan Juli sempat mundur beberapa kali, tapi akhirnya kami memutuskan berangkat setelah peringatan Hari Kemerdekaan RI di Jakarta, pada hari Sabtu, dengan pertimbangan mungkin jalanan akan lebih lengang dan lancar. (sekaligus membuat momen yang mudah diingat. hehehe… )

Sebelum berangkat, inilah daftar yang kami siapkan untuk perjalanan:

  1. Peta Jawa-Bali, menurut peta dan info dari internet, kota2 yang akan dilewati bila melalui Jalur Pantura (Jalur yg kami pilih) setelah melewati TOL CIPALI adalah Brebes – Tegal – Pemalang – Comal – Pekalongan – Batang – Weleri – Kendal – Semarang – Demak – Kudus – Pati – Rembang – Tuban – Babat – Lamongan – Gresik – Surabaya – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar.
  2. Lagu Mp3, yang ini kami siapkan untuk sedikit menghibut perjalanan supaya tidak bosan. tidak banyak, hanya 8 Gb lagu pilihan. :p
  3. Suplemen Vit C + Minuman Energi + Kopi Panas

 

Hari Sabtu, kami berangkat pukul 9 pagi dengan berbekal Peta Jawa-Bali serta sekotak nasi beserta lauk sederhana untuk bekal di jalan.

Nah, Bagaimana keseruan perjalanan kami?

Nantikan catatan perjalanan kami berikutnya ya  !

( Bersambung…. )

Baca di sini –> Perjalanan ke Bali (Part 2)

Advertisements